MUDAUPDATE.COM– Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra menjadi pelajaran penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk semakin serius menjaga kelestarian lingkungan. Merespons hal tersebut, PKS Jagakarsa tidak hanya menunjukkan kepedulian melalui pengiriman bantuan kemanusiaan, tetapi juga mengubah momentum bencana menjadi gerakan kesadaran lingkungan bagi generasi muda.

Selain menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp250 juta untuk korban bencana di Sumatra, PKS Jagakarsa menggelar kegiatan trekking dan tanam pohon yang melibatkan anak-anak muda Jagakarsa. Kegiatan bertajuk “Jaga Alam Jagakarsa 2026” ini dilaksanakan pada 3 Januari 2026 dengan lokasi kegiatan di Gunung Ciung, Sentul.

Peserta kegiatan terdiri dari laki-laki dan perempuan usia 16–24 tahun, sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini di kalangan Gen Z.

Ketua DPC PKS Jagakarsa, Nur Arif Hidayat dalam keterangannya menyampaikan bahwa bencana di Sumatra harus menjadi alarm bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan di sekitarnya.

“Apa yang terjadi di Sumatra harus menyadarkan kita untuk menjaga alam di sekitar kita. Terutama Jagakarsa yang harus terus kita jaga sebagai daerah konservasi alam dan air. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau tidak sekarang, kapan lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, Jagakarsa merupakan wilayah yang dianugerahi karunia besar oleh Allah SWT, berupa tanah yang subur, pepohonan yang melimpah, serta kualitas air tanah yang baik. Selain itu, Jagakarsa juga memiliki kawasan sumber air penting seperti Situ Babakan, Situ Brigif, Situ Mangga Bolong, dan dalam waktu dekat akan hadir Embung Jagakarsa.

“Semua ini adalah karunia Allah SWT yang wajib kita jaga dan rawat dengan sebaik-baiknya. Perubahan besar harus dimulai dari diri kita sendiri, dari hal-hal kecil: tidak membuang sampah sembarangan, merawat lingkungan, menjaga, dan menanam pohon,” lanjutnya.

Melalui kegiatan ini, PKS Jagakarsa berharap lahir generasi muda yang tidak hanya peduli terhadap isu kemanusiaan saat bencana terjadi, tetapi juga aktif menjaga alam sebagai langkah pencegahan jangka panjang.

Jaga Alam Jagakarsa 2026 menjadi penegasan komitmen bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian dari ikhtiar menjaga masa depan bersama.

Iklan